Proses Pengurasan IPA Pasir Putih Selesai Lebih Cepat, Pelayanan Segera Normal

NUNUKAN – Proses pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pasir Putih yang dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan telah selesai lebih cepat dari yang diperkirakan.

Pekerjaan yang dimulai pukul 08.00 Wita semula direncanakan berlangsung selama 12 jam atau tuntas pukul 20.00 Wita. Namun pengurasan selesai lebih cepat pukul 17.25 Wita, yang memberikan kabar baik bagi pelanggan yang terdampak.

Saat ini, tim Perumda Tirta Taka sedang melanjutkan tahap normalisasi, dengan aliran air ke wilayah terdampak dipastikan segera kembali mengalir normal.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Melalui Kasubbag Produksi, Muhammad Amin mengatakan, jika tim telah bekerja dengan baik selama proses pengurasan . “Kami memulai proses normalisasi untuk mengalirkan air ke rumah-rumah pelanggan. Alhamdulillah, pekerjaan selesai lebih cepat dari target. Kami berharap dalam waktu dekat, aliran air bisa kembali normal,” ungkapnya.

Tak hanya IPA Pasir Putih, Perumda Tirta Taka juga telah menyelesaikan pengurasan serupa di IPA lainnya, yakni IPA Cabang Sebatik Barat. Selain pengurasan, proses ini juga mencakup pencucian dan pergantian pasir silika untuk memastikan kualitas air yang lebih baik.

Selanjutnya pada Rabu, 12 Februari, pengurasan akan dilakukan di IPA Sungai Bilal. Selama pengurasan aliran air bersih di wilayah IPA tersebut terhenti sementara, hingga proses pengurasan tuntas.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Masdi, menjelaskan bahwa pemeliharaan rutin ini adalah bagian dari agenda tahunan untuk menjaga kualitas air bersih dan mengatasi sedimen yang menumpuk di seluruh IPA yang tersebar di wilayah Nunukan. “Selama proses pengurasan, kami harus menghentikan sementara pelayanan. Namun, penghentian ini dilakukan secara bergiliran di setiap IPA agar dampaknya tidak terlalu lama bagi pelanggan,” terang Masdi.

Pemeliharaan yang dilakukan secara berkala ini bertujuan untuk memastikan kualitas air tetap prima dan debit air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas air yang kami distribusikan dan terus meningkatkan pelayanan setiap tahunnya,” tambah Masdi.

Dengan selesainya tahap pengurasan ini, pelanggan dapat segera menikmati pasokan air bersih yang lebih lancar, dengan kualitas yang lebih terjaga dan pelayanan yang lebih optimal.