Perumda Air Minum Tirta Taka Serahkan Deviden Rp1,2 Miliar

NUNUKAN – Untuk yang ketiga kalinya, Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan kembali menyerahkan deviden atau keuntungan tahun 2023 kepada Pemkab Nunukan pada Senin.
Total deviden yang diberikan Perumda di Lantai 3 Kantor Bupati Nunukan itu senilai Rp1.260.612.790,93 atau Rp1,2 miliar lebih. Nilai ini meningkat signifikan dibanding dengan nilai deviden dalam dua tahun terakhir.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan, Masdi mengatakan nominal deviden ini merupakan hasil yang sudah dikeluarkan oleh audit keuangan.
“Deviden ini adalah laba atau pendapatan kita yang dipotong pajak dan sebagainya. Itu semua kita kumpulkan,” terangnya.

Dia menjelaskan nilai Rp1,2 miliar ini, merupakan nilai 55 persen yang dikeluarkan dari tim audit keuangan dari pendapatan bersih seratus persen. Sisanya, 20 persen cadangan umum, 10 persen dana pensiun, 10 persen dana sosial dan 5 persen untuk bonus pegawai.

“Naiknya deviden ini, juga jadi bukti bahwa nilai kinerja kita tahun 2023 lalu naik. Kalau sebelumnya 3,8 maka naik 3,9. Itu pun dipengaruhi karena kemarau kemarin,” bebernya.

Deviden ini, kata dia, juga merupakan hasil efisiensi yang dilakukan jajarannya. Misal, kegiatan tidak perlu, tidak didatangi. Lalu, barang-barang yang tidak perlu, tidak dibeli.
“Deviden ini langsung kita setor ke kas daerah untuk membantu peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Menurutnya, pemberian deviden ini merupakan tahun ketiga. Di mana, tahun pertama yakni 2021 pihaknya menyerahkan deviden lebih Rp500 jutaan, lalu tahun 2022 diserahkan lebih Rp900 jutaan dan tahun 2023 ini naik lagi menjadi Rp1,2 miliar.

Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan Hanafiah memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada direktur Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan beserta jajaran yang sudah mampu memberikan deviden kepada pemerintah daerah.

“Saya kira ini adalah hal yang sangat – sangat positif yang sudah di lakukan kurang lebih tiga tahun terakhir, ini menunjukkan bahwa mereka sudah memiliki kerja yang sangat – sangat baik artinya efisiensi dalam hal pengelolaan air bersih sudah terjadi dengan baik, dan ini semua adalah hasil dari efisiensi itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Hanafiah berharap pelayanan  Perumda Air Minum ini bisa lebih menjangkau ke seluruh masyarakat Nunukan, baik yang berada di daratan Kalimantan, Pulau Sebatik dan Pulau Nunukan.

“Paling tidak dengan adanya deviden ini kita akan gelontorkan kembali kepada masyarakat sehingga bisa teraliri aliran air bersih. Karena kita tahu, tidak semua masyarakat kita mendapatkan fasilitas air bersih dan mungkin baru sekitar enam puluh persen jadi kita berharap bisa menjangkau sampai delapan puluh persen,” bebernya. (*)