Debit Air Baku Embung Lapri Menurun , Pelayanan Air Bersih Terbatas

NUNUKAN — Perumda Air Minum Tirta Taka Kab Nunukan segera menyiapkan langkah antisipasi, menyusul terjadinya kemarau panjang beberapa hari terakhir. Kondisi debit air di Embung Lapri mulai menurun.

Hal ini mengakibatkan pelayanan air bersih tidak maksimal 24 jam. Utamanya untuk wilayah Sebatik Utara, Sebatik Tengah, dan Sebatik Timur.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Masdi berharap agar masyarakat tetap bijak menggunakan air. Kondisi curah hujan yang minim membuat volume embung terus menurun yang berakibat pada pelayanan air bersih.

Untuk sementara, kata dia, pelayanan di wilayah Sebatik Utara, Sebatik Tengah, dan Sebatik Timur terganggu. Ada 3.048 sambungan rumah yang terdampak dengan total 18.288 jiwa.

“Kami berharap masyarakat bersabar. Mari kita sama-sama bijak menggunakan air. Pakai sesuai kebutuhan. Karena untuk sementara pelayanan kami terbatas, akibat kondisi embung yang belumn normal,” jelasnya.

Dia juga berharap masyarakat mendoakan agar hujan segera turun. Pihaknya pun berupaya melakukan langkah taktis, sebagai upaya awal untuk menanggulangi kondisi serupa jika terjadi ke depannya.

Sementara untuk pelayanan di wilayah Sebatik Barat, Pulau Nunukan, Lumbis dan Tulin Onsoi tetap normal. Meski begitu Masdi tetap terus mengingatkan agar masyarakat selalu bijak menggunakan air bersih. (*)