Siap-siap Tampung Air, Ini Wilayah Terdampak yang Tak Teraliri Selama Proses Pengurasan IPA

NUNUKAN, Perumda Air Minum Tirta Taka Kab Nunukan akan melakukan pengurasan pada sejumlah Instanlasi Pengolahan Air (IPA). Pelanggan pun diimbau untuk menampung air, selama suplai air bersih terhenti sementara.

Kepala Sub Bagian Produksi Perumda Air Minum Tirta Taka, Muhammad Amin pengurasan IPA dilakukan untuk menjaga stabilitas kualitas air. Selama proses pekerjaan, suplai air ke pelanggan dihentikan sementara.

Pengurasan akan dimulai di IPA Sei Bilal dan IPA Pasir Putih pada Rabu, 8 Juni mendatang. Kemudian berlanjut di IPA Binusan dan IPA Mamolo pada Kamis, 9 Juni. Terakhir pengurasan dilakukan di IPA Persemaian pada Rabu, 15 Juni.

“Pengurasan akan memakan waktu selama 12 jam. Setelah pekerjaan tuntas maka butuh waktu lagi untuk menormalkan aliran air ke rummah-rumah pelanggan,” ungkapnya.

Khusus IPA yang kapasitasnya kecil, butuh maksimal 24 jam agar aliran air normal. Sementara IPA yang kapasitasnya besar seperti IPA Persemaian, butuh 48 jam untuk menormalkan suplai air ke pelanggan.

Dia pun mengimbau agar masyarakat mempersiapkan diri. Menampung air sesuai kebutuhan, selama suplai terhenti sementara.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Masdi tetap mengupayakan agar timnya bisa bekerja cepat. Pihaknya berupaya agar aliran air bisa kembali normal dalam waktu yang tak lama.
Upaya, kata dia, dilakukan untuk tetap menjaga kualitas produksi. (*)