Bersih-bersih hulu sungai bolong
Aktivitas hari ini tidak seperti biasanya 18 Januari 2020, beberapa kominitas dan lembaga pemerintah yang terdiri dari PDAM, Perwakilan DPRD Komisi II Bpk. Zainuddin. SE, UPT KPH, Dinas Lingkungan Hidup, GNH, TNBA, APSI, Pramuka SMA Negeri 1 Nusa, Madrasah Al-Ikhlas, Tagana & Pelopor (Dinsos), Karang Taruna Pagun Taka Kel. Nunukan Barat, Pencak Silat Setia Hati, Dan masyarakat yang turut bergabung melakukan aksi bersih-bersih di hulu sungai bolong. Dua mesin chain saw beserta operator turut dihadirkan untuk mempermudah proses pembersihan.

Terhitung sekitar 120 personil yang mewakili komunitas dan lembaga-lembaga tersebut yang mereka namai sebagai “Pemuda Nunukan Peduli”. Seluruh personil yang ada di bagi menjadi dua tim, karena ada beberapa lokasi yang menjadi target pembersihan agar pelaksanaan pembersihan menjadi efektif efisien.

Bukan karena sebab hal ini dilakukan, hasil survei di akhir bulan Desember 2019 oleh PDAM dan GNH menemui beberapa aliran sungai yang tertutup longsoran dan batang-batang kayu. Ini memang bukan penyebab utama kurangnya air di embung sei. bolong, namun ini juga menjadi salah satu faktor penyebab terhalangnya aliran sungai yang bermuara ke embung. Kegiatan ini adalah tahap ke dua setelah beberapa waktu yang lalu juga dilakukan hal serupa.

